Alloh sendiri sangat rindu pada kekasih – kekasihnya yang masih bertugas di muka bumi , namun hukum perjanjian nya belum saatnya kembali istirahat , maka Alloh SWT dan hamba-hamba yang jadi kekasihnya Alloh SWT itu saling menunggu waktunya janji itu tiba . sekiranya manusia –manusia ini hatinya sangat dekat dengan Alloh SWT , niscayalah dia tidak mempuyai kemauan – kemauan apa –apa , kecuali hanya melaksanakan Amanatulloh dan berangan – angan kapan kembali kehadirat illahi yang maha suci . jangankan yang di buat yang terlarang , sedang yang di bolehkan saja , masih punya rasa takut salah ( untuk keperluan pribadi nya /suatu yang pokok untuk kehidupan) mendekatkan diri pada Alloh SWT , tidak cukup haya dengan ibadah – ibadah yang wajib -wajib saja, melainkan harus ditambah dengan Amalan – amalan sunnah
Ibadah2 wajib, itu adalah ibadah paling minim. yang aslinya 55 waktu sholat, puasa itu sehari puasa sehari tdk , seperti puasa nya Nabi Daut AS. Alloh sendiri menggaris bahwa yaitu : jangan lah kamu berkelewat batas dalam arti seluas –luasnya........................ semua itu di ciptakan oleh Alloh SWT ada ukuranya , dan masing – masing segala sesuatu punya ukuran tertentu . (hayatilah apa yang ada pada jiwa ragamu ). Dan renungkanlah kejadian antara siang dan malam , secara mendalam dan mendetail . sehinga anda akan bayak mengetahui tentang yang samar – samar dan yang Gooib – gooib. Berapa kali terjadi siang ?? dan berapa kali terjadi malam ??. maka berapa kali anda di hidupkan didunia fana' ini ?? dan berapa kali anda di hidupkan di alam Akerat ???. Berapa kali matahari terbenam ??? dan berapa matahari beredar muncul dari timur ke barat ??. berapa kali rembulan mengalami bulan purnama ???dan berapa kali rembulan mengalami surut ???, begitulah dunia ini di cipta oleh Alloh SWT , dan ini secara Global saya uraikan untuk sekedar menambah pendekatan pengertian . Semoga kita semuanya selalu mendapat tambahan Hidayatullah ................... amin . Yang sebenarnya pada hakekatnya semua ini di cipta oleh Alloh SWT, untuk manusia , maka tiadalah yang di rahasiakanya . kecuali karena enggan atau malas menuntut ilmu kolam illahi : dari syare’at sampai torekot , sampai hakikat dan sampai Ma’ rifat , lalu sampai ke Ma’ rifatulloh . Kalau sudah demikian dia akan mengenal perasan Alloh SWT. Selanjutnya dia mengikutinya dan menyatukan ke mauanya dengan kehendak Alloh , itulah yang di sebut akrobu atau jadi satu ....................... dalam arti yang luas. Demikian mudah – mudahan kita semua di ridhoinya ................. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar